Tampilkan postingan dengan label me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label me. Tampilkan semua postingan
Mei 20, 2012
Mei 03, 2012
Doa....
“Ya Allah,
Sayangi dia,
Rahmati dia,
Ampunkan dosanya,
Dakaplah dia dalam dakapan kasihMu,
Tetapkan hatinya pada agamaMu,
Indahkan peribadinya dengan iman dan takwa,
Kurniakan dia taufiq dan hidayahMu,
Kerana namanya terlakar indah di satu sudut di hatiku :)”
“Ya Allah,
Sayangi dia,
Rahmati dia,
Ampunkan dosanya,
Dakaplah dia dalam dakapan kasihMu,
Tetapkan hatinya pada agamaMu,
Indahkan peribadinya dengan iman dan takwa,
Kurniakan dia taufiq dan hidayahMu,
Kerana namanya terlakar indah di satu sudut di hatiku :)”
Sayangi dia,
Rahmati dia,
Ampunkan dosanya,
Dakaplah dia dalam dakapan kasihMu,
Tetapkan hatinya pada agamaMu,
Indahkan peribadinya dengan iman dan takwa,
Kurniakan dia taufiq dan hidayahMu,
Kerana namanya terlakar indah di satu sudut di hatiku :)”
April 27, 2012
Kamu, yah Kamu
Entah kenapa suaramu akhir-akhir ini ada dalam kepala saya.
Saya yakin tidak skizofrenia.
Saya juga tidak mengerti bahasamu.
Jadi berhentilah untuk datang,
saya juga tidak akan mencarimu.
Ya..HangukSaram Stop it..
Januari 15, 2012
My New Post
Bismillah,
Ini postingan pertama saya.....ditahun ini
Pertama mau ucapkan Syukran Jazakillah Khair Buat adinda Nurmanyanti Zain atas awardnya :
Kedua
masihh ingin terus berdoa dengan semua keinginan kepada Sang Pencipta....
Ini postingan pertama saya.....ditahun ini
Pertama mau ucapkan Syukran Jazakillah Khair Buat adinda Nurmanyanti Zain atas awardnya :
Kedua
masihh ingin terus berdoa dengan semua keinginan kepada Sang Pencipta....
Labels:
me
Desember 15, 2011
September 19, 2011
The Day Will Come
The day will come
When my body no longer exists
But in the lines of this poem
I will never let you be alone
The day will come
When my voice is no longer heard
But within the words of this poem
I will continue to watch over you
The day will come
When my dreams are no longer known
But in the spaces found in the letters of this poem
I will never tired of looking for you
<sapardi djoko damono>
When my body no longer exists
But in the lines of this poem
I will never let you be alone
The day will come
When my voice is no longer heard
But within the words of this poem
I will continue to watch over you
The day will come
When my dreams are no longer known
But in the spaces found in the letters of this poem
I will never tired of looking for you
<sapardi djoko damono>
September 14, 2011
Orangorang yang Terluka
Siapapun pernah terluka, ya terluka. Baik secara fisik ataupun hati setiap orang pernah terluka. Tapi yang membedakan adalah apakah kita mau menyembuhkan luka itu atau menikmati luka yang menusuk dan menyakitkan itu.
Orang-orang yang terluka merasakan akan rasa sakit yang menyakitkan tapi bukan karena apa yang sedang terjadi diluar menyakitkan tapi karena mereka terluka. Mereka menanggapi yang terjadi diluar dengan sangat berlebihan, bertingkah diluar batas kewajaran dan merasa terancam yang begitu dalam.
Kesalahan yang sering terjadi dari orang-orang yang terluka adalah tak segera menyembuhkan luka yang ada. Orang-orang yang terluka merawat baik-baik luka yang ada. Memandang dirinya selalu sebagai korban, terluka pedih dan orang-orang yang lain lah yang salah. Karena mereka adalah korban.
Kesalahan yang sering terjadi dari orang-orang yang terluka adalah tak segera menyembuhkan luka yang ada. Orang-orang yang terluka merawat baik-baik luka yang ada. Memandang dirinya selalu sebagai korban, terluka pedih dan orang-orang yang lain lah yang salah. Karena mereka adalah korban.
Siapa orang-orang terluka?
Orang-orang yang terluka adalah orang-orang yang tak dapat menerima kegagalan, tak dapat belajar dari kesalahan, orang tak suka belajar dari orang lain. Mengapa? Itu karena pandangan mereka bahwa orang lain ikut bersalah dalam masalahnya. Orang lain tidak menyokong dirinya malah berbalik membantu “musuh” yang menyebabkan dirinya terluka. Orang-orang terluka adalah orang yang selalu benar dalam pikiran mereka, orang yang menyakitinya harus duluan bertindak dan meminta maaf terlebih dulu.
Orang-orang yang terluka juga tak dapat membahas persoalan yang terjadi, mereka tidak mau mencari akar masalah. Yang penting adalah dia adalah korban yang kesakitan, mereka yang tersiksa. Mereka yang merasakan perihnya. Dan orang lain adalah orang-orang yang salah.
(tulisan dari Salim A.Fillah Dalam dekapan ukhuwah)
Langganan:
Postingan (Atom)







